Tiga tahun berlalu, dimana ia mulai mengerti arti sebuah perceraian, ia
pun tidak menyangka bahwa perceraian itu adalah sebuah perpisahan yang
terjadi dirumah tangga kedua orang tuanya. Tak lama kemudian ia mendapat
kabar kalau pernikahan ayahnya dengan wanita lain akan segera
dilaksanakan, ia hanya mampu untuk menangisi semua itu, "sudahlah
mungkin ini jalan menuju kebahagiaan yang diinginkan ayah", katanya.
Namun pernikahan kedua ayahanya ini tidak berlangsung lama hanya tiga
tahun setelah ayahnya mengetahui kebusukkan hati ibu tirinya, dan
kemudian ayahnya memutuskan bercerai dengan istri keduanya dan ternyata
ayah silvi sejak berpisah dengan ibu silvi masih menyimpan rasa sayang
yang begitu dalam dan rasa penyesalan yang mungkin takkan bisa ia
lupakan sampai kapanpun karena sudah meninggalkan dan menceraikan ibunya
silvi.
Dua
tahun berlalu setelah perceraian dengan istri keduanya, ayah silvi
mencoba memperbaiki hubungannya dengan ibunya. Ketika Silvi berumur 12
tahun ayah dan ibunya memutuskan untuk rujuk. Awalnya Silvi tak menyukai
rujuknya kedua orang tuanya, namun ia pun berfikir kalau ibunya masih
membutuhan seorang suami untuk membantunya mencari nafkah. Demi
kebahagiaan ibunya akhirnya ia menyetujui kalau kedua orang tuanya
rujuk.
Perjalannya tidak cukup sampai disitu ketika masa-masa menginjak
peralihan dari masa anak-anak menjadi remaja, ia pun mulai belajar
tentang apa itu cinta. Ketika ia bertemu dengan seorang laki-laki yang
menurutnya sangat spesial, ia pun mencari tahu siapa laki-laki
itu.Setelah ia tahu siapa laki-laki itu, merekan pun saling curhat,
perhatian satu sama lain dan akhirnya timbul rasa cinta diantara mereka
yang kemudian mereka memutuskan untuk pacaran (cieeee). Rasa cinta dan
kasih sayangnya yang benar-benar mendalam kepada seorang laki-laki yang
ia kenal dan sebut saja laki-laki itu Miftah. Silvi dan miftah mengalami
masa-masa fall in love yang keduanya saling mencintai dan menganggap
dunia ini milik berdua (maklum namanya juga menginjak remaja). Silvi
seorang siswi salah satu sekolah menengah pertama swasta disuatu kota di
Jawa Timur yang dulunya polos dan tak tahu apa itu cinta, kissing dan
lain-lain, namun kepolosannya itu terpecah saat ia melakukan kissing pertama kalinya (Ohh. Tuhan).To be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar